-->

5 Tips Menjaga Batang Keladi Tetap Rendah dan Cantik, Mudah Banget

JEJAKJURNALIS.COM - Tanaman Keladi hias adalah sekelompok tanaman yang termasuk ke dalam genus Caladium (suku talas-talasan, Araceae). Keladi sejati jarang membentuk umbi yang membesar.

Tumbuhan ini berasal dari hutan Brazil, tetapi seiring perkembangan jaman sekarang tanaman ini telah menyebar ke berbagai belahan dunia.

Karakteristik yang paling umum ketika melihat tanaman ini adalah bentuk daun yang menyerupai simbol hati / jantung.

Daunnya licin karena mengandung lapisan lilin. Tanaman keladi hias mengalami pertumbuhan tidak lebih dari 1 m. Beberapa jenis dan hibridanya digunakan sebagai tanaman hias pekarangan.

Tanaman hias ini kecantikannya berasal dari bentuk dan warna daun yang dimilikinya, ada daun yang memiliki warna campur dan ada yang bahkan menyerupai batik.

Keladi hias merupakan tanaman yang membutuhkan asupan cahaya yang cukup agar tumbuh dengan optimal Keladi ini akan mudah hidup pada media yang tidak terlalu padat.

Tanaman hias kini menjadi sangat popular diperbincangkan oleh berbagai kalangan baik di media social atau lainnya.

Bagaimana tidak? Tanaman hias memiliki berbagai bentuk serta warna cantik yang dapat memikat hati khususnya bagi kaum wanita.

Banyaknya waktu yang dihabiskan untuk dirumah saja, menjadi salah satu faktor yang membuat hobi berkebun kembali populer.

Berikut ini adalah bahasan mengenai cara merawat keladi hias. Namun sebelumnya akan dijelaskan terlebih dahulu mengenai keladi hias.

Keladi merupakan sekelompok tumbuhan dari genus Caladium. Dalam bahasa sehari-hari keladi kerap juga dipakai untuk menyebut beberapa tumbuhan lain yang masih sekerabat

Namun tidak termasuk Caladium, seperti talas. Keladi sejati jarang membentuk umbi yang membesar.

Melansir dari laman Youtube Suri Rahma, Berikut adalah cara merawat keladi hias atau caladium agar berbatang rendah dan warnanya tetap cantik:

1. Media tanam harus porositas tinggi

Salah satu upaya agar menjaga tanaman tidak dorman adalah dengan selalu menjaga porositas air tetap lancar. Kalian bisa menambahkan dedaunan atau sekam. Perbandingan sekam dengan pupuk kandang sekitar 3:1.

2. Penyiraman

Keladi termasuk tanaman yang menyukai air. untuk menjaga keladi tetap segar tentunya dengan cara melakukan penyiraman 3 kali sehari. selalu cek keadaan keladi, jika terlihat kering segera siram.

3. Penempatan

Keladi sebaiknya ditempatkan di tempat yang mendapat sinar matahari langsung.Jika tidak, besar kemungkinan keladi tersebut akan pucat dan tangkainya memanjang, tidak akan kokoh dan juga memiliki daun yang tipis.

Jika ditempatkan di tempat yang panas, besar kemungkinan keladi akan memiliki daun yang tebal, batang yang pendek dan juga memiliki warna daun berwarna merah cerah.

4. Pemupukan

Dalam mengurus tanaman hias, proses pemupukan adalah hal yang penting dan wajib diperhatikan. Pupuk merupakan nutrisi bagi tanaman. Pupuk yang digunakan sebaiknya pupuk yang memiliki kualitas baik.

Dalam proses pemupukan pun harus diperhatikan, jangan sampai menyemprotkan pupuk ke daun karena dihawatirkan daun menjadi tipis dan bercak-bercak.

Sebaiknya pemupukan dilakukan di tanah saja, agar menghindari hal yang tidak diinginkan pada tanaman hias tersebut.

5. Membersihkan rumput liar disekitar tanaman

Rahma menjelaskan, sebaiknya kita membersihkan tanaman hias dari rumput-rumput liar disekitar tanaman, karena dihawatirkan rumput liat tersebut memakan jatah makanan yang diperlukan oleh tanaman hias tersebut.

Semoga bermanfaat, jangan lupa bagikan artikel ini agar di baca banyak orang.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel